Kalender


Kamis, 16 Oktober 2008

Daftar Lokasi Telkom Hotspot Aktif


Semoga daftar ini bisa berguna buat kawan-kawan yg pengen coba bikin antena wajanbolic.....



Langkah Instalasi Windows XP dengan USB

Yang Harus Disiapkan :
1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2.
Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3.
CD instalasi Windows XP.
4.
Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat didownload cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n.
5.
Do'a dan keberanian!he....he....

Langkah-Langkah Pembuatan :
1.
Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
2.
Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
3.
Download dan ekstrak aplikasi yang Saya berikan. Saran saya, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.
4.
Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.
5.
Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
6.
Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
7.
Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8.
Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.
9.
Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.
10.
Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS PC atau Komputer Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat mencoba...!

Kode Tombol Rahasia Khusus Nokia

Berikut ini adalah kunci kode tombol rahasia yang dapat anda jalankan sendiri dengan mengetiknya di keypad hp ponsel anda yang bermerek Nokia baik yang cdma maupun yang gsm :

1.
Melihat IMEI (International Mobile Equipment Identity) :
Tekan * # 0 6 #
2.
Melihat versi software, tanggal pembuatan softwre dan jenis kompresi software :
Tekan * # 0 0 0 0 # Jika tidak berhasil coba pencet * # 9 9 9 9 #
3.
Melihat status call waiting :
Tekan * # 4 3 #
4.
Melihat nomor / nomer private number yang menghubungi ponsel anda :
Tekan * # 3 0 #
5.
Menampilkan nomer pengalihan telepon all calls :
Tekan * # 2 1 #
6.
Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena tidak anda jawab (call divert on) :
Tekan * # 6 1 #
7.
Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena di luar jangkauan (call divert on) :
Tekan * # 6 2 #
8.
Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena sibuk (call divert on) :
Tekan * # 6 7 #
9.
Merubah logo operator pada nokia type 3310 dan 3330 :
Tekan * # 6 7 7 0 5 6 4 6 #
10.
Menampilkan status sim clock :
Tekan * # 7 4 6 0 2 5 6 2 5 #

Kamis, 31 Januari 2008

Perkembangan Jaringan Internet Perumahan

Perkembangan Jaringan Internet Perumahan

Dari Kesulitan Infrastruktur sampai Masalah Peraturan


TULISAN tentang bagaimana membangun jaringan internet pernah dimuat di harian KOMPAS (RT-RW Net-27/1/2001) dan prakarsa ini sudah banyak dijalankan di perumahan atau di kompleks pertokoan sejak tahun 1999. Pengembangan jaringan internet perumahan banyak sekali kendala yang harus dilewati dan masalahnya dan terkadang sulit untuk diatasi.


Ada lima tahapan dalam perkembangan jaringan ini. Fase pertama menyangkut masalah infrastruktur. Dari awal ide membangun jaringan murah untuk mengakses internet, kesulitan yang dihadapi adalah memanfaatkan infrastruktur yang tersedia. Karena, perusahaan telekomunikasi Indonesia yang terbesar sepertinya tidak siap untuk menerima misi mencerdaskan bangsa ini melalui jaringan internet. Mereka masih sibuk berkutat dengan teknologi suara dan sama sekali belum memikirkan pembangunan dan pengembangan internet, ditambah lagi tindakannya yang selalu melihat kalkulator untuk menghitung keuntungan.


Kalau saja yang sedang memegang monopoli dapat membuat sebuah produk yang terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, kita tidak akan tertinggal oleh Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Karena semua upaya yang sedang dilakukan saat ini semuanya hanya berbentuk tambal-sulam tanpa target yang jelas, malah di posisi terdepan, terkesan memaksakan keinginan atasannya


Fase kedua mencakup persoalan sosialisasi yang termasuk sulit dan merupakan masa paling menegangkan dalam memperkenalkan konsep "Internet Kerakyatan" ke masyarakat yang sedang bingung mau jalan ke mana. Sosialisasi ini menjadi sulit karena punya dua latar belakang perpaduan yang merupakan masalah bangsa Indonesia, yaitu daya beli dan pendidikan. Daya beli yang rendah menyebabkan bangsa Indonesia menjadi "takut" untuk menggunakan komputer, dan malah belakangan ini menjadi sampah dunia dengan mengimpor komputer bekas.


Di sisi pendidikan, sepertinya sudah tidak perlu dibahas lagi, bagaimana amburadulnya pendidikan dasar sampai ke pendidikan tinggi, walaupun perbaikan terus diupayakan oleh departemen terkait.Fase ketiga menyangkut masalah manajemen. Fase ini yang sedang dialami oleh sebagian besar pengembang jaringan internet perumahan, mereka kebingungan menerima cercaan dari pelanggannya yang sebagian besar mengharapkan sambungan broadband yang sesungguhnya, sementara biaya operasional belum mampu membuat bisnis ini jalan. Membeli bandwidth seharga 5.000 dollar AS per bulan, untuk kemudian diecer dengan nilai sekitar Rp 300.000 membutuhkan jumlah pelanggan banyak yang sangat sulit didapat dan diambil komitmennya.


Manajemen teknis yang tidak baik menyebabkan pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan pelanggan, karena semua pengembang jaringan internet baru dalam taraf belajar, dan pola pemakaian di setiap tempat berbeda satu sama lain sehingga sangat sulit untuk ditarik benang merahnya.Fase keempat menyangkut masalah "content." Fase ketiga dan keempat sebetulnya agak sulit dipisahkan, karena saat ini pelanggan internet juga mengalami kesulitan mencari muatan lokal yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia di mana mereka kekurangan tenaga ahli jaringan internet, kekurangan resource di internet dan terbentur pada masalah-masalah nonteknis yang bukan berkaitan dengan sisi teknisnya.


Kasus meledaknya online game yang gratis, tetapi langsung megap-megap pada saat diberlakukan pembayaran langganan merupakan sisi gelap dari bisnis ini. Sehingga hal-hal lain yang di luar dugaan akan dihadapi oleh para investornya.


Dan fase kelima, menyangkut masalah peraturan. Sampai saat ini pemerintah belum membuat aturan yang jelas tentang jaringan ini, dan memang itu yang sering kali terjadi pada Pemerintah Indonesia. Pada saat masih kecil dibiarkan berkembang, kalau sudah besar baru dibuat aturan-aturan yang kemungkinan akan membuat sulit semua pihak, lihat contohnya peraturan tentang VoIP, Wireless LAN 2,4GHz, dan lainnya.


Saat ini, untuk membangun jaringan internet perumahan hanya dibutuhkan kesepakatan bersama antarwarga dan melapor ke RT atau RW setempat, terutama untuk meminta izin proses pemasangan kabel dan perangkat akses internet di tempat umum.


LIMA fase yang dijabarkan ini belum semuanya dilalui, masih panjang perjalanan pembangunan dan perkembangan jaringan ini, seirama dengan makin gencarnya PT Telkom melakukan terobosan teknologi ADSL yang hanya cocok untuk kalangan perusahaan atau SOHO (Small Office Home Office). Karena biar bagaimanapun usaha yang dilakukan, ujung dari semua persoalan adalah jumlah pengguna internet yang masih terlalu kecil, sehingga skala ekonominya belum tercapai.


Fase-fase yang belum dijalani masih merupakan misteri, karena kita semua berharap terjadi satu kejutan atau terobosan dari apa yang sudah dilakukan saat ini. Tetapi dari seluruh fase, baik yang sudah lalu ataupun yang akan dijalankan, fase perbanyakan isi di jaringan internet merupakan hal yang utama dan harus dikedepankan. Semakin beragamnya isi berbasis kultur Indonesia di internet, maka diharapkan akan terjadi "serbuan" pengguna internet, sehingga akhirnya akan membuat harga menjadi murah.Ibu-ibu rumah tangga yang tadinya tidak pernah menggunakan internet, mendadak setiap hari menatap monitor komputer, karena mereka sedang tergila-gila dengan bisnis MLM yang salah satu perangkat utamanya adalah akses internet. Anak-anak tergila-gila dengan situs Friendster yang menjalan pertemanan melalui internet, serta aplikasi massal lain yang belum dijalankan, yaitu memasyarakatkan teknologi VoIP yang akan mengurangi biaya komunikasi yang setiap tahun mengalami kenaikan.


Voice over IP, yaitu teknologi yang menumpangkan sinyal suara dari pesawat telepon biasa ke jaringan internet, yang bekerja di sistem digital sehingga pada saat yang bersamaan pelanggan yang akses internet dapat menelepon ke setiap pelanggan lainnya, atau dengan menggunakan jasa operator VoIP resmi berdasarkan aturan pemerintah, kita dapat menelepon ke jaringan telepon biasa (Public Switching Telephone Network/PSTN).


Kota Michigan di Amerika, sudah membangun jaringan yang mirip jaringan perumahan dengan menggunakan teknologi Wireless LAN (W-LAN) dan menyediakan fasilitas IP Phone Wireless dengan hanya membayar 29 dollar AS setiap bulannya, untuk menelepon ke mana saja di Amerika. Selain itu, kantor polisi dan kantor pemerintahan semuanya disambung ke jaringan W-LAN tersebut, sehingga segala sesuatu yang berhubungan dengan roda pemerintahan dan keperluan orang banyak, dapat dilayani dengan sebaik-baiknya.


Kondisi di Indonesia sebetulnya memungkinkan untuk membangun jaringan ini bersamaan dengan program e-government di seluruh pemda, karena biasanya kantor pemerintahan tersebar di seluruh pelosok kota dan tinggal menyalurkan ke perumahan terdekat. Sayangnya, pembangunan infrastruktur kebanyakan hanya berbasis pada proyek menghabiskan uang pemerintah, karena begitu selesai, tiga bulan kemudian semua perangkat sudah tidak dapat beroperasi lagi.


Perbanyak Internet di indonesia dan memperbaiki mutu pendidikan Indonesia merupakan kunci keberhasilan pengembangan jaringan internet di Tanah Air ini. Jika keduanya diabaikan, perkembangan internet dan kemajuan teknologi informasi di Indonesia akan mengalami kemunduran yang berarti dan semakin tertinggal dengan negara tetangga yang nota bene-nya "murid" Indonesia. Apakah kita rela untuk menyaksikan anak cucu kita kelak menjadi tenaga kasar di percaturan dunia?



Rabu, 23 Januari 2008

Sejarah MS-DOS



MS-DOS




MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft Windows.




MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.




Sejarah




MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pebuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM.




Pengembangan




IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS; di mana versi IBM yang langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan "IBM PC-DOS" (singkatan dari International Business Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Tapi, MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS, karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2.




Microsoft, ketika melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya sehingga para perusahaan lain harus menggunakan nama MS-DOS, bukannya nama yang telah dikustomisasi sebelumnya. Hanya IBM yang diberikan keleluasaan untuk terus menggunakan nama IBM PC-DOS, bukannya MS-DOS.




MS-DOS pun berkembang dengan cukup cepat, dengan fitur-fitur signifikan yang diambil dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Microsoft Xenix--salah satu varian sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Microsoft--dan DR-DOS milik Digital Research, serta produk-produk utilitas lainnya seperti Norton Utilities dari Symantec Corporation (produk yang diadopsi seperti Microsoft Disk Defragmenter), PC-Tools dari Central Points (produk yang diadopsi seperti Microsoft Anti-Virus), manajer memori diperluas atau EMM (Expanded Memory Manager) QEMM dari Quarterdeck (produk yang diadopsi seperti EMM386), kompresi disk (atau disk compression) DriveSpace dari Stac Electronics, dan masih banyak produk yang diadopsi lainnya.




Ketika Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut dengan Intel 80286, Microsoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang disebut dengan OS/2, yang pada dasarnya adalah versi MS-DOS yang berjalan dalam modus terproteksi (protected mode). Tapi, Microsoft meninggalkan proyek OS/2 tersebut untuk memfokuskan diri pada pengembangan Microsoft Windows dan Microsoft Windows NT. Digital Resarch membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan GEM, tapi sangat kurang populer pada komputer IBM PC atau kompatibel. GEM ternyata mendapat pasarnya pada mesin komputer ATARI ST, tapi akhirnya disalip lagi oleh Microsoft dengan versi Windows 3.0.


Dibawah ini merupakan versi – versi Dos :
· PC DOS 1.0 (Agustus 1981)
· PC DOS 1.1 (Mei 1982)
· MS-DOS 1.25 (Mei 1982)
· MS-DOS 2.0 (Maret 1983)
· PC DOS 2.1 (Oktober 1983)
· MS-DOS 2.11 (Maret 1984)
· MS-DOS 3.0 (Agustus 1984)
· MS-DOS 3.1 (November 1984)
· MS-DOS 3.2 (Januari 1986)
· PC DOS 3.3 (April 1987)
· MS-DOS 3.3 (Agustus 1987)
· MS-DOS 4.0 (Juni 1988)
· PC DOS 4.0 (July 1988)
· MS-DOS 4.01 (November 1988)
· MS-DOS 5.0 (Juni 1991)
· MS-DOS 6.0 (Maret 1993)
· MS-DOS 6.2 (November 1993)
· MS-DOS 6.21 (Februari 1994)
· PC DOS 6.3 (April 1994)
· MS-DOS 6.22 (Juni 1994)
· PC DOS 7.0 (April 1995)
· MS-DOS 7.0 (Agustus 1995)
· MS-DOS 7.1 (Agustus 1996)
· MS-DOS 8.0 (September 2000)
· PC DOS 2000 (Tahun 2000)

Sabtu, 19 Januari 2008

Jalan Jalan Yuk...

Semoga peta ini berguna buat Teman-teman yang pengen naik Busway tapi masih bingung dengan Halte-haltenya...

Jumat, 18 Januari 2008

Danger

Untuk para wanita, hati-hati dengan orang ini. Jika tidak sengaja bertemu di jalan jng sampai tergoda dengan rayuan mautnya.. sudah banyak janda maupun perawan yg jd korban dia.. apa anda mau jd slh sutu korban dia berikutnya.?



Selasa, 15 Januari 2008

Membuat Browser Mozila Menjadi Cepat

Ternyata mozilla firefox yang katanya browser tercepat dapa kita tingkatkan lagi kinerjanya, yaitu adalah dengan mengikuti jurus berikut ini :

Di address kalian klik about:config
Lalu Cari :

network.http.pipelining
network.http.proxy.pipelining
network.http.pipelining.maxrequests
dari sini sebenernya fungsi normalnya browser hanya akan melakukan sekali request ke server untuk itu kita ubah confignya yang false menjadi true seperti berikut ini
Set "network.http.pipelining" to "true"

Set "network.http.proxy.pipelining" to "true"

Lalu ubah nilai
Set "network.http.pipelining.maxrequests" requestnya menjadi 50. ini artinya akan melalukan 50 request. (tergantung mau diubah jadi berapa...)

Terakhir buat "nglayout.initialpaint.delay" buat valuenya "0"ini fungsinya untuk waktu browser menunggu dalam menerima file jadi dengan gini dia akan lebih cepat dengan tidak menunggu waktu yang lama.

Komentarnya dunk...